Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tadzabur Alam



Di dalam kitab Al-Hikam, bahwa ada dua nikmat yang Allah anugerahkan kepada seluruh makhluknya. Nikmat pertama adalah nikmat IJAD, yaitu nikmat diciptakan oleh sang Khaliq, yang kedua adalah nikmat imdad, yaitu nikmat dijamin kehidupannya oleh Allah. Bahkan Allah telah memberikan kita Fasilitas utama yaitu lengkapnya Anggota badan kita yang patut kita syukuri karena waktu kita lahir ke dunia dalam keadaan tidak tahu apa apa

Di dalam Alquran, Allah SWT berfirman di Surah An-Nahl ayat 78: “Wallahu akhrajakum min buthuni ummahatikum laa ta'lamuna syai'an wa ja'ala lakumus-sam'a wal-abshara wal-af-idah la'allakum tasykurun,”. Yang artinya: “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun.

Manusia begitu pertama kali lahir, ada dalam keadaan nol. Lalu Allah memberinya anugerah yaitu dengan memfungsikan fungsi telinga terlebih dahulu, lalu kemudian menyusul fungsi mata dan indera lainnya di pekan-pekan berikutnya.Kita di berikan nikmat mata bahkan Allah telah menitipkan sifat Basoriyahnya kepada kita sehingga kita bisa melihat. Maka fungsikan mata kita untuk melihat ayat ayat Allah. Yaitu ayat ayat Allah yang tertulis di dalam Alquran dan ayat Allah yang Tercipta. Untuk melihat ayat Allah yang tercipta kita bisa mendekatkan diri kepada sang pencipta dengan cara mentadaburi Alam

Bagaimana cara nya mentadaburi Alam contohnya ketika kita keluar rumah untuk niat mendekatkan diri kepada Allah kita mencoba untuk pergi berwisata Religi. Saat ini memang berwisata menjadi hal yang jauh dari nilai-nilai Islam. Berwisata sekedar hanya mengisi waktu liburan, berfoya-foya juga di sertai dengan banyak aktifitas yang melanggar syariat Islam. Diantaranya banyak yang mengumbar aurat, bercampur baur, dan lain-lain.

Berbeda hal nya dengan berwisata dalam pandangan Islam. Tentu makna dari tadabur alam ini berbeda yaitu untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan. Memahami tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Alloh dengan melihat beragam ciptaannya. Cukup kita memperhatikan tiga unsur yang dapat dijangkau oleh akal yaitu Alam Semesta, Manusia  dan Kehidupan. Bukti bahwa segala sesuatu mengharuskan ada sang pencipta dialah Allah SWT.  Sejatinya ketiga unsur tersebut bersifat terbatas, lemah, serba kurang.

Dengan tadabbur alam bersama keluarga  melihat laut yang luas,bergemuruhnya ombak,  beragam jenis-jenis ikan itu bisa meningkatkan keimanan. Oleh karena itu dalam Al-Qur’an terdapat ajakan untuk mengalihkan perhatian manusia terhadap benda-benda yang ada, agar dapat membuktikan adanya Allah SWT. 

Dengan mengamati benda-benda tersebut, bagaimana satu dengan yang lain saling membutuhkan, akan memberikan suatu pemahaman yang meyakinkan dan pasti, akan adanya Allah Yang Maha Pencipta lagi Maha Pengatur.  Adapun firman-firman Allah SWT:

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda (ayat) bagi orang yang berakal (TQS. Ali Imran (3): 190).

(Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah diciptakan-Nya langit dan bumi serta berlain-lainnannya bahasa dan warna kulitmu (TQS. Ar-Rum (30): 22)

Inilah makna tadabbur alam yang sebenarnya cukup dengan memperhatikan dan memfokuskan benda-benda sekitar. Seraya mengajaknya turut mengamati dan memfokuskan perhatian terhadap benda-benda tersebut dan segala sesuatu yang ada di sekelilingnya.

Wallohualam bishowab.

Posting Komentar untuk "Tadzabur Alam"