Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KEMENANGAN SEMENTARA YANG MEMBAWA DERITA BATIN SELAMANYA ( KISAH MOHAMAD ALI SANG PETINJU LEGENDARIS )

 


💢 KEMENANGAN SEMENTARA YANG MEMBAWA DERITA BATIN SELAMANYA 💢


(Kisah nyata yang memberikan Pesan Moral bagi setiap orang yang ingin meraih Kemenangan dalam kehidupannya)


☆ Tidak semua diantara kita penggemar Olahraga Tinju , tetapi jika disebut nama MUHAMMAD ALI maka setiap orang akan mengenalnya sebagai sang Legenda Tinju. Tidak halnya jika disebut nama LARRY HOLMES , mungkin ada yang mengenal namanya atau kebanyakan malah tidak mengenalnya , padahal baik Muhammad Ali ataupun Larry Holmes adalah sama-sama LEGENDA di dunia Tinju , tetapi kenapa nama Larry Holmes seolah tenggelam ditelan bumi ? 


Berikut adalah sekilas kisah menarik dari dua LEGENDA yang kita semua bisa ambil hikmahnya ;


Larry Holmes adalah Petinju terbaik dan menyandang Juara Dunia di kelasnya era 70 - 80 an dan Muhammad Ali adalah Juara Dunia kelas berat tak terkalahkan di era 60 - 80 an , hubungan keduanya secara Profesional adalah Sparring Partner (rekan latihan) yang dianggap sepadan untuk Muhammad Ali , tetapi sacara tidak langsung Larry Holmes adalah murid terbaik Muhammad Ali yang diajarkan dan mampu menguasai teknik-teknik tinju Muhammad Ali hingga dijadikan sebagai Sparring Partner , jadi hubungan mereka baik secara Profesional maupun Emosional antara Murid dan Guru sangatlah dekat.


Awal tahun 1980 terjadi musibah atas gangguan kesehatan yang terjadi pada Muhammad Ali , dimana dokter pribadinya menyatakan bahwa Muhamad Ali menderita gejala Parkinson , suatu penyakit kerusakan syaraf yang mempengaruhi bagian otak yang berfungsi mengkoordinasi gerakan tubuh dan menjadi penyakit yang sangat dikhawatirkan para Petinju hingga mengharuskan mereka berhenti dari kariernya di atas ring.


Dalam kondisi kesehatan Muhammad Ali yang seperti itu ada sosok yang sangat tega mengambil sebuah keuntungan , siapalagi kalau bukan sang Promotor DON KING yang menawarkan pertarungan dengan bayaran sangat mahal untuk melawan Larry Holmes , tetapi Muhammad Ali menolaknya karena alasan kesehatan.


Saat itu Don King menyembunyikan hasil test kesehatan Muhammad Ali yang dilakukan dr. Ferdie Pacheco , sehingga Federasi Tinju Dunia menyatakan bahwa Muhammad Ali diperbolehkan untuk tampil diatas ring.


Tidak kehabisan akal kemudian Don King membujuk Larry Holmes untuk bertanding melawan Muhammad Ali , awalnya Larry Holmes menolaknya , bukan hanya hatinya yang tidak bisa bertanding melawan Gurunya , tetapi dia mengetahui kondisi Gurunya yang sedang dalam keadaan sakit.

Pada akhirnya Larry Holmes pun tergiur atas tawaran upah berkali lipat dari Don King jika dia mau bertanding melawan Muhammad Ali tanpa memikirkan kondisi kesehatan sang Guru.

Entah dengan rayuan apalagi , Don King akhirnya juga berhasil mempengaruhi Muhammad Ali untuk naik di atas ring menerima tantangan sang murid Larry Holmes.


.


Oktober 1980 , akhirnya pertarungan besar antara Murid dan Guru yang sedang dalam kondisi sakitpun terjadi , hingga di ronde ke - 10 dari 15 ronde yang direncanakan , pelatih Muhammad Ali memaksa wasit untuk menghentikan pertandingan dikarenakan kondisi kesehatan Muhammad Ali yang tidak memungkinkan lagi untuk melanjutkan , selama 10 ronde berlangsung Muhammad Ali hanya bertahan tanpa perlawanan dan menerima pukulan keras bertubi-tubi dari Larry Holmes yang berambisi menumbangkan Gurunya demi sejumlah UANG yang ditawarkan oleh Don King.


Akhirnya wasitpun menghentikan pertandingan dan mengangkat tangan Larry Holmes sebagai pemenang.


Ya , Larry Holmes sebagai PEMENANG , tetapi diantara ribuan Penonton tidak ada satu orangpun yang bertepuk tangan atas kemenangannya , banyak penonton yang menghujatnya , bahkan ada salah satu anak muda berusia 14 tahun yang waktu itu ikut menyaksikan pertandingan tersebut berjanji akan menebus kekalahan dan merebut kembali KEHORMATAN sang Guru.


.


Selang waktu beberapa tahun kemudian Anak Muda yang sudah beranjak matang akhirnya menantang Larry Holmes di atas ring hingga terjadilah sebuah pertarungan yang Emosional , dan akhirnya tumbanglah Larry Holmes di ronde ke - 4 oleh Anak Muda didikan Muhammad Ali yang telah dipersiapkan menjadi JUARA DUNIA termuda saat itu , siapa lagi Anak Muda itu kalau bukan MIKE TYSON , salah satu generasi baru murid terbaik Muhammad Ali yang berhasil merebut kembali Kehormatan sang Guru.


.


Kisah ini tidak pernah habis di perbincangkan , menjadi sebuah kisah Pertarungan Besar yang KONTRAVERSI.


Banyak yang menyalahkan Larry Holmes dan menganggapnya sebagai seorang MURID yang DURHAKA dan BERKHIANAT demi sejumlah UANG , tetapi mungkin itu adalah cara terbaik Larry Holmes pada saat itu dan tidak ingin melepaskan kesempatan besar , meskipun pada akhirnya pertarungan itulah yang membawanya pada kehancuran kariernya di dunia tinju , sejak peristiwa itu tidak ada lagi orang yang menghormatinya , bahkan sekelas dia yang seharusnya tetap sebagai seorang LEGENDA tetapi dimanapun berada orang tidak mengakuinya , bahkan di berbagai Pertandingan Tinju kelas dunia banyak dihadiri para LEGENDA dan di sebutkan namanya satu per satu sebagai tamu kehormatan , kehadiran Larry Holmes hanya dipandang sebelah mata , jangankan disebut namanya , bahkan orang menganggapnya seolah dia sudah tidak ada.


Berbeda dengan Muhammad Ali , dia betul-betul menjadi LEGENDA , namanya selalu diagungkan sepanjang masa , kekalahannya saat berhadapan dengan Larry Holmes tidak sedikitpun mengurangi pengakuan dunia bahwa dia betul-betul sebagai seorang JUARA SEJATI yang selalu memberi INSPIRASI.


Meskipun Muhammad Ali telah wafat di tahun 2016 , tetapi hingga saat ini namanya tetap dikenang dan selalu menjadi TAULADAN bagi para JUARA di bidang olahraga beladiri manapun di seluruh dunia.


Sementara Larry Holmes yang saat ini  masih hidup dan telah berusia 72 tahun , sepanjang hidupnya selalu diliputi penyesalan yang sangat dalam dan hatinya menderita sampai saat ini sejak keputusannya melawan dan mengalahkan sang Guru Muhammad Ali di atas ring.


Tidaklah salah bagi  seorang Murid melawan Guru bahkan mengalahkannya dalam sebuah Pertandingan Profesional , tapi kondisi berbeda bagi Larry Holmes yang waktu itu memilih mendapatkan sejumlah UANG dengan nilai yang besar hingga mau melawan Muhammad Ali yang saat itu dalam kondisi sakit.


Sementara ada yamg mempermasalahkan Muhammad Ali yang menerima tantangan sang Murid dalam kondisi sakit , tetapi itu dilakukan semata-mata demi menjaga KEHORMATAN-nya sebagai seorang JUARA SEJATI.





Posting Komentar untuk "KEMENANGAN SEMENTARA YANG MEMBAWA DERITA BATIN SELAMANYA ( KISAH MOHAMAD ALI SANG PETINJU LEGENDARIS )"